Dari Depan Layar Laptop

Halo-halo para pembaca sekalian, disini ada Okky sang pengetik kisah fiksi fantasi Fontheus yang sedang anda gemari :D

Sebelumnya, saya membuat tulisan ini sebagai perkenalan tentang siapa sih dalang dibalik cerita fantastis ini? Sekaligus sebagai sebuah wadah untuk komunikasi dua arah antara saya selaku pengetik dengan anda selaku pembaca. Ngebosenin dong kalo anda sekalian cuma baca doang? Oleh karena itu saya mengajak anda lewat tulisan ini untuk ikut terlibat komunikasi dua arah dengan cara ikut aktif memberi saran, kritik, cacian, dan segala macam pendapat yang dapat membantu saya untuk menyelesaikan kisah Fontheus ini.

Pertama-tama, saya ingin mengucapkan rasa terima-kasih yang sangat mendalam untuk anda semua yang telah mensupport saya untuk mengetik Fontheus. Memang sih, kebanyakan dari anda yang membaca kisah ini adalah blogger -dunia yang mudah saya gapai sebagai pembaca pertama kisah ini-. Terima kasih bagi yang sudah menjadi Follower di blog ini, walau sampai detik ini saya baru mendapatkan 18 orang Follower, tapi itu cukup menghibur hati saya :D. Terima kasih juga bagi yang rela menghabiskan tempat di blognya hanya untuk memasang banner Fontheus -yang sangat jelek-, saya tidak pernah memaksa anda untuk memasang banner ini :D. Beribu-ribu terima kasih juga saya ucapkan untuk pembaca non blogger yang sudi meluangkan waktunya mengunjungi blog saya ini. Dalam kurun waktu kurang dari dua bulan blog ini telah dikunjungi 1000 Visitor lebih, itu adalah hasil yang cukup memuaskan bagi saya. Donats Blog saja dulu waktu pertama diluncurin yang ngunjungin cuma saya doang x(

Ok, mungkin anda penasaran, siapa sih saya? Belum tahu? Hari gini? Kemane aje lo?

Nama saya Donatian Okky Mintaraga. Jika anda membaca blog personal saya di Donats blog, maka anda bisa memanggil saya Donat. Namun dalam kisah ini, saya lebih senang dipanggil Okky saja. Kenapa? Donats blog adalah personal blog saya, disana isinya penuh kekonyolan dari kehidupan sehari-hari saya, namun Fontheus menjadi semacam Alter-Ego saya dalam menulis, jadi panggil saja saya Okky -sebagai Alter-Ego Fiksi Fantasi saya-.

Jangan pernah heran jika anda membandingkan gaya menulis saya antara Donats blog dengan Fontheus, namanya juga Alter-Ego xP

Cukup perkenalannya saya rasa, jika anda ingin tahu lebih lanjut tentang saya bisa add Facebook saya, itu badgenya ada di kotak kanan bawah dengan foto Najong saya bersama Brisingr *apa? ngising?

Sekarang saya akan menjawab beberapa saran, kritik dan pertanyaan yang selama ini anda berikan, anyway thanks buat yang udah kasi saran, kritik dan pertanyaan tersebut xD

Q: Bagaimana sisi Drama -yang mampu menjual- yang anda tawarkan dalam Novel ini?
A: Tentu saja saya tidak menulis kisah ini dengan datar, tanpa bumbu dan membosankan. Saya membaca sebuah tips menulis kisah fiksi dan saya merasa tertampar sangat keras ketika membaca fakta bahwa banyak naskah novel fiksi fantasi(seperti kisah saya) yang ditolak oleh pihak editor sebuah penerbit karena cerita tersebut cenderung membosankan. Kenapa membosankan? Karena naskah-naskah tersebut(menurut mereka) kebanyakan mengisahkan tentang seorang HERO tanpa cacat yang berpetualang dari satu kota ke kota dan di akhir cerita bertarung dengan BOSS besar, macam cerita-cerita seperti game RPG gitulah. Maka dari itu saya mencoba memberikan sisi drama yang berbeda. Memang benar Chadolice harus berpetualang bersama teman-temannya untuk mengambil batu Orb, tapi sebuah rahasia terbesar dan pertarungan terhebat ada di akhir cerita(yang sepertinya tidak akan saya ungkap di blog ini, nanti siapa dong yang mau beli buku saya xP ). Di akhir cerita, terjadi konflik batin di dalam diri Chadolice. Penasaran? Beberapa Clue sudah saya sebar sejak dari bab 1.

Q: Lalu bagaimana dengan sisi Love Interestnya?
A: Ok, saya akui sisi romantis adalah salah satu poin dari "Selling-The-Drama", namun sepertinya saya belum bisa menyisipkan hal tersebut ke buku pertama. Kenapa? Yah dalam buku pertama ini saya lebih menekankan pada perjalanan Chadolice untuk mengambil kembali batu Orb(tapi inti dari buku pertama sebenarnya bukan tentang batu Orb itu sendiri). Saya merasa bingung jika harus menyisipkan sisi romantis kedalamnya, namun sebenarnya sudah ada sisi romantis yang saya masukkan di bab 4 seperti bagaimana Helena sangat merasa terpukul ketika ia tidak mengetahui kabar suaminya dari medan perang. Sebuah Clue juga sudah saya beberkan sebagai modal untuk buku kedua. Selain itu, mungkin di tengah perjalanan saya bisa memasukkan roman yang terjadi di antara tokoh-tokoh utamanya.

Q: Gaya menulis anda jelek sekali.
A: Terima kasih, mungkin karena saya bukan seorang penulis profesional sekelas JR Tolkien atau Christoper Paolini, saya hanya seorang anak remaja yang pikirannya penuh khayalan porno fiksi fantasi. Bisa berkhayal belum tentu bisa mengaplikasikannya dalam tulisan bukan? Memang setiap bab yang saya sajikan belum 100% siap untuk dibaca. Oleh karena itu saya selalu berusaha merevisi setiap bab yang sudah ada di blog ini. Sekarang baru bagian Prolog saja yang sudah saya revisi dengan memberikan banyak detail dan penguatan karakter untuk beberapa tokoh. Jadi anda bisa selalu membaca setiap bab berulang-ulang karena siapa tahu saya akan membuat revisi besar-besaran dalam setiap bab.

Q: Kapan bukunya keluar? Kapan Filmnya diputar?
A: Soal Film anda bisa membeli tiket layar tancap terdekat, bintang utamanya adalah saya, tokoh pembantu juga saya, apalagi antagonis, saya juga. Ok itu becanda, saya belum memikirkan kearah itu(serasa mau kawin). Kapan Novel dari kisah ini bisa anda temukan di rak penjualan di toko buku yang biasa anda kunjungi, tergantung dari seberapa cepat saya mampu menyelesaikannya. Saya mencoba memberi batas waktu(untuk diri saya sendiri) agar selesai dalam kurun waktu satu tahun. Oleh karena itu saya selalu membutuhkan support anda semua. Bagi 5 supporter terfavorit dapat mendapatkan buku ini gratis! Ketik reg spasi Fontheus kirim ke neraka, thanks.

Nb: Pertanyaan yang ada di tulisan ini akan segera saya salin di bagian Faq.


Oh iya, saya mau memberitahukan bahwa saya akan Vakum untuk sementara. Bukannya saya mau membiarkan Fontheus terbengkalai, sumber duit kok dibuang, sayang toh. Maksud saya, saya Vakum karena akan menghadapi UAN sebentar lagi. Saya sedang menghitung hari lho.

Menghitung hari, senin-selasa, rabu-kamis, jumat-sabtu-minggu-kuturut ayah kekota


Ok mulai ngelantur -_-"

Saya ga akan lama-lama kok, bab 5 akan segera saya posting kira-kira bulan Mei. Jadi jangan kemana-mana yah ;)

Ok, sekian sepatah dua patah kata yang mampu saya ketik, maklum sudah malam dan saya ngantuk. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih karena sudi membaca kisah Fontheus yang tidak menarik ini. Selamat malam berhubung sekarang sudah malam, selamat tidur, saya akan mencari inspirasi fiksi fantasi dalam mimpi saya xD